Postingan

Menampilkan postingan dari 2012

Isi Materi Puisi 1

Rencana Pembelajaran Menulis Puisi Bebas

A. Guru membacakan sebuah puisi

B. Belajar Menulis Puisi
1. Mari kita memejamkan mata, memikirkan tentang sesuatu (benda, perasaan, kejadian, suasana, ide, dll)
2. Tulislah di kertas tentang "sesuatu" tersebut dengan huruf besar di bagian tengah kertas.
3. Lingkarilah atau beri batasan untuk tulisan tersebut dengan bentuk sesuai keinginan (bentuk elips, kotak, segi lima, lengkung-lengkung, dll)
4. Pikirkan satu ide kata lagi sebuah kata yang berhubungan dengan "sesuatu" tersebut.
5. Tarik garis dari "sesuatu"  ke arah luar sebagai anak panah, lalu tuliskan lagi ide kata yang baru ditemukan.
6. Lakukan seperti langkah no. 4 dan 5, begitu seterusnya hingga ide habis.
7. Rangkailah kata-kata yang tertulis di kertas menjadi bait-bait puisi, satu kata boleh berulang dan boleh menambah kata lain.
8. Baca sekali lagi, jika masih belum sreg bisa dikoreksi, ditambah dan dikurangi hingga mencapai tulisan yang indah dibaca.

 …

Meniti Jejak Bocah di Peti Sejarah (Patungan Yuuuk...)

Gambar
Patungan Yuuuk…
Aku tak suka nge-game. Aku tak suka melihat anakku main game, apalagi suamiku yang main game. Suer…! Tak perlu pake penjelasan yang bertele-tele seperti orang pinter untuk menguatkan ketidaksukaanku. Yang pasti, saat main game, mata, telinga, tangan, dan hati dan pikiran mereka seakan-akan hanya untuk game itu. Disuruh makan atau mandi , yang keluar dari mulut mereka adalah “Iya”, atau“He’eh”, tetapi tak juga beranjak dari depan komputer. Bila diajak ngomong menyahut, “Apa?”, tetapi menoleh pun tidak. Apalagi saat aku lagi perlu memakai komputer untuk mengerjakan tugas-tugasku. Maka mendongkollah hatiku jadinya, sambil mondar-mandir dan komat-kamit meminta mereka segera berhenti nge-game. Nggak heran juga sih, anak-anak sekarang lebih suka meringkuk di dalam rumah menikmati permainan yang serba memakai teknologi canggih, menarik, dan tidak perlu menguras energi. Seperti nge-game di komputer, play station, nge-game di hand phone, atau yang lebih canggih lagi main online g…

Tentang Buku "Madre" nya Dee

Gambar
Judul        : Madre (kumpulan cerita)
Penulis      :Dewi Dee Lestari
Penerbit    :Bentang Pustaka
Tanggal terbit    :Juli - 2011
Harga        : Rp 47.000
Pertama melihat penampilan buku ini kesan yang akan kita tangkap adalah: sederhana. Tidak ada ilustrasi fantastik seperti buku-buku fiksi ataupun nonfiksi jaman sekarang. Bahkan terkesan seperti buku kuno dengan dominasi warna coklat dan krem. Mungkin justru di situlah letak daya tarik buku yang berkesan etnik, ditambah pula dengan tulisan cukup jelas di bagian bawah, DEE. Ya, siapa yang tak kenal DEE? Buku yang saya maksud adalah karya terbaru DEE yang berjudl Madre. Madre. Judul yang cukup simple. Penampilan buku yang simple, nama penulis yang simple, serta judul yang simple. Kesan simple ini bukan berarti mengisyaratkan isi di dalamnya pun simple-simple aja. Buku fiksi yang merupakan kumpulan cerita karya DEE selama lima tahun tarakhir (dari tahun 2006 sampai 2011) ini menurut saya sungguh kaya. Kaya akan tema, jenis tulisan, …

Novel Tara Puccino

Gambar
Tara dan Raffi. Sepasang enterpreuner muda yang sedang gigih mengembangkan bisnis bakery bernama “Bread Time”, menghadapi teror yang cukup menguras energi semenjak memutuskan hubungan kerja dengan sebuah pemasok bahan baku yang disinyalir sebagai penyelundup bahan makanan yang mengandung lemak babi.             Namun pelakunya masih abu-abu karena teror-teror itu bertepatan dengan hadirnya Hazel, seorang karyawan baru di bakery mereka yang semula adalah seorang pengunjung setia. Selain karena cemburu yang seakan tanpa diundang hadir di hati Raffi, beberapa hal seakan makin menguatkan tuduhannya bahwa Hazel ada kaitan dengan teror-teror tersebut. Meski jauh di lubuk hati Tara mengadakan pembelaan kepada Hazel.             Sebelumnya, pada dimensi dan waktu yang telah berlalu, sempat terukir sebuah kenangan manis antara Tara dengan Diaz, meski mereka tak pernah menjalin komun ikasi atau bertemu muka sekalipun. Namun sebuah tragedi terpaksa membuat Diaz menghilang sebelum rencana ta’aruf

Sanna, Psikolog Bagi Pribadinya

Gambar
Sanna, Psikolog Bagi Pribadinya (sebuah novel pemenang)           Ada tiga pribadi lain yang akhir- akhir ini merampas waktu dan kesadarannya. Beberapa kejadian aneh dialami Sanna. Bagaimanapun, kehadiran Febrine, Vita, dan Sari tak pernah diharapkannya. Apakah ia mengalami gejala kelainan berkepribadian ganda seperti kejadian Sybil?           Ia punya masa lalu yang membuat trauma. Semua itu ingin ia lupakan, walaupun seringkali kejadian-kejadian lama itumuncul kembali bagai kilasan slide-slide yang selalu mengikutinya. Namun ia punya satu harapan di saat benih-benih cinta mulai dirasakannya dengan seorang lelaki bernama Tito. Ia ingin Tito menolongnya untuk hidup dalam lembaran kisah baru, bersama dengan langkahnya yang mulai percaya diri memasuki dunia kerja.
          Namun mengapa tiba-tiba Sanna menjadi begitu membenci Tito? Dapatkah Sanna mengatasi masalah kemunculan pribadi-pribadi lain dari dalam dirinya? Lalu siapakah dia, seorang lelaki bernama Stanley yang…

Antara Pensil dan Air Minum Ajaib dengan Sistem Pendidikan di Finlandia

Gambar
Saya bukan seorang ahli pendidikan, praktisi pendidikan formal juga bukan lagi menjadi aktifitas saya. saya hanya seorang ibu rumah tangga yang mengamati, mengikuti, dan akhirnya memprihatini (benar nggak kata ini?) dunia pendidikan. Kok begitu?
         Beberapa tahun lalu saya sempat membuat sebuah karya tulis sebagai syarat kelulusan sebuah diklat pendidikan guru SD tentang sistem pendidikan di Indonesia yang masih dominan mengaktifkan kinerja otak kiri saja (waktu itu, dan kayaknya sekarang pun tak jauh berubah kecuali di sekolah-sekolah terpilih). Dan komentar dosen pembimbing yang notabene praktisi pendidikan beneran (nggak kayak saya yang baru taraf kenpingin jadi), membenarkan hal tersebut, bahkan malah menambahkan bahwa tak hanya seperti itu, tetapi memang dari dulu sistem pendidikan di Indonesia ini memang "ya wis begitulah...". Mulai kurikulum yang sering gonta-ganti, materi belajar yang kurang mengarahkan anak pada minat atau bakat khusus…

Cinta di Tepi Geumho

Gambar
Aku menatap matanya.
"Karena itulah... jauhi Jun So. aku tak mau hubungan kami rusak oleh wanita manapun termasuk dirimu."
         Mulutku terkunci rapat. Benar-benar tak sanggup menelurkan sepatah kata pun untuk membalas kata-kata wanita ini.
         "Hanya itu yang bisa aku sampaikan, permisi."
          Perlahan dia meninggalkanku.
          Aku seperti patung menghadap dinding beton berhias gambar langit dan awan-awan putih. Tubuhku hampir ambruk. Kepalaku pusing dan berbintang-bintang. Lalu....
-----------------------------------------------

           Bulan di atas Seoul sangat percaya diri menampakkan wujudnya yang bulat keperakan. Bintang gemintang seakan menemaninya dalam malam yang sebenarnya sunyi buatku. Tak ada sms, tak ada suara-suara riuh ramai, tak ada Jun So.

                                                    ***

Sebuah kisah cinta yang sederhana. Diwarnai konflik yang sederhana pula. Namun kepiawaian penulisnya dalam menampilkan sugu…

Belajar Dari Seorang Asisten Rumah Tangga (Pembantu)

Gambar
Belajar adalah suatu proses menambah pengetahuan atau keahlian baru. Belajar bisa dilakukan dengan berbagai cara dan juga dari siapa saja. Umumnya orang belajar dengan membaca, seperti membaca buku pengetahuan, buku ketrampilan, koran, majalah, kitab, dan lain-lain. Selain membaca, belajar juga bisa dilakukan dengan melihat orang lain melakukan suatu hal, atau bertanya pada orang yang lebih tahu tentang sesuatu yang ingin kita pelajari. Belajar juga tak terbatas hanya pada sesuatu yang ingin kita pelajari saja, tetapi proses belajar tersebut bisa juga terjadi tanpa sengaja dan tidak kita rencanakan. Seperti pada peristiwa-peristiwa yang terjadi di sekeliling kita, bahkan obrolan atau kalimat yang kita dengar sekilas saja pun bisa juga membuat kita mengalami proses belajar saat itu juga.             Seperti yang baru-baru ini kualami di rumah. Akhir-akhir ini aku sering dipusingkan dengan ulah beberapa orang yang seakan suka memanfaatkan keberadaan suamiku di kampung ini. Kam…

"Tragedi" Sebuah Jeruk

Gambar
Ruangan ini terbuka. Mereka telah memindah aku dan kawan-kawan menempati lantai bawah di bagian pinggir ruangan supermarket ini.  Sedikit berbeda dengan ruangan sebelumnya yang terhalang oleh tembok-tembok yang rapat menutup pandanganku ke dunia luar.  Walaupun sama-sama ber-AC,  tapi di sini aku bisa merasakan semilir angin, menatap mobil-mobil yang parkir, berikut debu dari jalan raya yang terkadang memang membuatku agak risih. Tapi aku suka ini, sebuah susana baru setelah bertahun-tahun aku berada di lantai atas. Debu jalanan pun tak sampai membuatku batuk dan melusuhkan bajuku.  Ramainya sih sama saja. Setiap hari aku harus rela dipelototi oleh mata-mata yang langsung terpana jika melihat penampilanku yang ngejreng dengan busana transparan bergambar kemerahan ini.  Apalagi jika melihat plang harga yang dipasang di samping tempatku berada. Yang ini tak membuatku tersinggung, aku malah bangga. Biasanya mereka akan bergegas menghampiriku dan memegan-megangku. Begitul…

Warisan Nenek Moyang yang Kaya Filosofi

Gambar
Batik yang Makin Populer Kain batik Indonesia. Siapa yang tak kenal batik? Walau identik dengan budaya etnik warisan nenek moyang, namun pada saat-saat ini justru sentuhan batik mewarnai hampir semua lini kehidupan. Lihatlah betapa populernya hiasan rumah dan perlengkapan rumah tangga yang berhiaskan indahnya corak batik. Seperti korden berkombinasi kain batik, taplak meja batik atau kombinasi polos dan batik, seprei batik, penutup magic com bercorak batik, selimut dengan kombinasi kain batik, mukena batik, sajadah batik, dan lain-lain.  Benda lain seperti tas, sandal, juga telah banyak yang mendapat sentuhan corak batik. Baju bercorak batik? Hmm, siapa yang tidak punya baju batik? Dari kalangan rakyat jelata hingga presiden, hampir bisa dipastikan memiliki setidaknya satu buah baju bercorak batik. Hampir di semua instansi termasuk di sekolah-sekolah, ada hari tertentu dimana anggotanya harus memakai seragam batik. Pak RT hingga Bapak Presiden pun begitu nampak berwibawa dengan mengenak…
Gambar
KUIS BUKU DETIK DEMI DETIK (“3D”) Antologi Kisah Nyata tentang Rahasia Tuhan. Harian Republika telah mengulas buku “3D” edisi Minggu 3 Maret 2012. Ulasannya bisa dibaca pada web kami  www.rumahoren.com kolom ARTIKEL. Semua yang membaca buku “3D”pasti akan mengatakan, “Benar-benar menyentuh, mengingatkan kita untuk selalu bersyukur dan melakukan hal terbaik sepanjang hidup.” Bahkan kalimat pertama dari Dedi Setiadi (sutradara senior) dalam kata pengantar di buku ini adalah, “Wow, luar biasa! Tidak kan bosan membacanya.”
Kini Penerbit Pena Oren mengadakan KUIS untuk para pembaca buku “3D”. Caranya:

Jalan Setapak Menuju Mimpi

Gambar
Aku pernah membayangkan diriku menjadi seorang penulis. Penulis apa saja.  Menjadi seorang wartawati, seorang cerpenis, seorang novelis, atau penulis buku populer yang inspiratif. Hmm... indahnya andaikan aku bisa menjadi seperti itu, mimpiku waktu itu.             Menjadi penulis saat itu bagaikan bermimpi meraih bulan. Betapa tidak, aku tak tahu apa yang akan kutulis, walau keinginan untuk bisa menulis sangat besar. Aku masih ingat, saat masih kuliah, aku pernah iri pada dua orang temanku yang terpilih sebagai seorang pengurus mading (majalah dinding). Kebetulan mereka adalah teman terdekatku. Salah satu dari mereka adalah teman satu kos, dan satunya lagi adalah sahabat karibku. Aku begitu ingin seperti mereka, aku berusaha nimbrung kegiatan mereka dengan harapan suatu hari nanti aku bisa ikut menulis untuk majalah dinding di kampus.             Kubaca-baca apa yang artikel mereka. Hmm... tulisan yang menarik, dan aku merasa tidak percaya diri untuk bisa menulis seperti mereka. Lalu…

Dicari "Penulis Gaul" demi Selamatkan Masa Depan Bangsa (nulisnya pas peringatan hari kebangkitan nasional dulu...)

Hai Pemuda, khususnya para penulis muda, bagaimana kabarmu? Bertepatan dengan peringatan hari kebangkitan nasional ini, tak ada salahnya jika kita sedikit berbicara tentang semangat kebangsaan yuk! Siapa tahu dari yang sedikit ini nanti akan membawa manfaat yang besar di kemudian hari. Karena kebangkitan bangsa identik dengan kebangkitan pemuda, mari kita tengok sekilas keadaan pemuda Indonesia beberapa tahun terakhir ini.
Bagaimana sih Kondisi Teman-Teman Kita? Sudah tidak diragukan lagi bahwa keadaan generasi muda kita sekarang ini berada pada tingkat yang memprihatinkan. Survei empat tahun lalu, yaitu tahun 2007 oleh BKKBN menghasilkan data bahwa 97% remaja Indonesia pernah nonton video porno, 93,7% pernah melakukan ciuman, petting, dan oral seks ketika pacaran, 62,7% remaja putri SMP sudah tidak perawan, dan 21,2% remaja putri pernah aborsi. Untuk kasus Narkoba, menurut data Perkumpulan Rumah Sakit Seluruh Indonesia pada tahun 2007, sejumlah 81.702 pelajar SD, SMP, SMA, menggunakan …

Kekhawatiran Saya, Kekhawatiran Anda Jugakah?

Gambar
Beginikah Pemuda Kita? Beberapa orang ibu dalam sebuah acara parenting yang diadakan sebuah sekolah menangis melihat kenyataan tentang pemuda di Indonesia. Disebutkan dalam presentasi sesi awal acara tersebut bahwa survei empat tahun lalu, yaitu tahun 2007 menghasilkan data bahwa 97% remaja Indonesia pernah nonton video porno, 93,7% pernah melakukan ciuman, petting, dan oral seks ketika pacaran, 62,7% remaja putri SMP sudah tidak perawan, dan 21,2% remaja putri pernah aborsi. Angka-angka tersebut memang membuat miris setiap orang tua yang peduli dengan anak-anaknya. Sementara hasil browsing saya, untuk kasus Narkoba, menurut data Perkumpulan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) pada tahun 2007, sejumlah 81.702 pelajar SD, SMP, SMA, menggunakan Narkoba dan angka ini terus meningkat tiap tahunnya. Sedangkan kejadian tawuran pelajar juga tidak sedikit kejadiannya terutama di kota-kota besar di Indonesia. Seperti yang terjadi di Palembang, Subang, dan Makassar pada tahun 2006, dan di Semar…

Lelaki Telaga

Gambar
Aku datang ke telaga bening ini lagi. Artinya aku sedang lelah... dunia terasa tak ramah lagi padaku. Di sini aku bisa merenung tanpa diganggu, menikmati segarnya air telaga yang kubasuhkan di wajah kusutku, duduk sambil mengayunkan kedua kaki pada airnya yang dingin. Menarik nafas panjang, menikmati pemandangan sekitar yang dipagari indahnya taman bunga seribu warna. Hatiku merasa damai...
           Pagi hari, aku tersadar dari mimpi. Seperti biasa, hari ini aku akan menghadiri jadwal kuliah di kampus bersama mereka. Kadang aku berpikir, andaikan mereka semua tahu tentang apa yang ada di hatiku.... Hhh...tapi aku lebih sering menyerah dengan situasi, dan terpuruk oleh rasa tak percaya diri. “Teman, aku butuh dukungan...!” seringkali suara hati ini minta didengar. Sayang, aku tak pernah mampu melisankannya, hanya berhenti dan tercekat di dalam mulut yang tak pernah terbuka. “Aku butuh seseorang....” rintihku di setiap malamku yang seringkali terisi oleh kehampaan. Aku meras…