Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2012

Sanna, Psikolog Bagi Pribadinya

Gambar
Sanna, Psikolog Bagi Pribadinya (sebuah novel pemenang)           Ada tiga pribadi lain yang akhir- akhir ini merampas waktu dan kesadarannya. Beberapa kejadian aneh dialami Sanna. Bagaimanapun, kehadiran Febrine, Vita, dan Sari tak pernah diharapkannya. Apakah ia mengalami gejala kelainan berkepribadian ganda seperti kejadian Sybil?           Ia punya masa lalu yang membuat trauma. Semua itu ingin ia lupakan, walaupun seringkali kejadian-kejadian lama itumuncul kembali bagai kilasan slide-slide yang selalu mengikutinya. Namun ia punya satu harapan di saat benih-benih cinta mulai dirasakannya dengan seorang lelaki bernama Tito. Ia ingin Tito menolongnya untuk hidup dalam lembaran kisah baru, bersama dengan langkahnya yang mulai percaya diri memasuki dunia kerja.
          Namun mengapa tiba-tiba Sanna menjadi begitu membenci Tito? Dapatkah Sanna mengatasi masalah kemunculan pribadi-pribadi lain dari dalam dirinya? Lalu siapakah dia, seorang lelaki bernama Stanley yang…

Antara Pensil dan Air Minum Ajaib dengan Sistem Pendidikan di Finlandia

Gambar
Saya bukan seorang ahli pendidikan, praktisi pendidikan formal juga bukan lagi menjadi aktifitas saya. saya hanya seorang ibu rumah tangga yang mengamati, mengikuti, dan akhirnya memprihatini (benar nggak kata ini?) dunia pendidikan. Kok begitu?
         Beberapa tahun lalu saya sempat membuat sebuah karya tulis sebagai syarat kelulusan sebuah diklat pendidikan guru SD tentang sistem pendidikan di Indonesia yang masih dominan mengaktifkan kinerja otak kiri saja (waktu itu, dan kayaknya sekarang pun tak jauh berubah kecuali di sekolah-sekolah terpilih). Dan komentar dosen pembimbing yang notabene praktisi pendidikan beneran (nggak kayak saya yang baru taraf kenpingin jadi), membenarkan hal tersebut, bahkan malah menambahkan bahwa tak hanya seperti itu, tetapi memang dari dulu sistem pendidikan di Indonesia ini memang "ya wis begitulah...". Mulai kurikulum yang sering gonta-ganti, materi belajar yang kurang mengarahkan anak pada minat atau bakat khusus…

Cinta di Tepi Geumho

Gambar
Aku menatap matanya.
"Karena itulah... jauhi Jun So. aku tak mau hubungan kami rusak oleh wanita manapun termasuk dirimu."
         Mulutku terkunci rapat. Benar-benar tak sanggup menelurkan sepatah kata pun untuk membalas kata-kata wanita ini.
         "Hanya itu yang bisa aku sampaikan, permisi."
          Perlahan dia meninggalkanku.
          Aku seperti patung menghadap dinding beton berhias gambar langit dan awan-awan putih. Tubuhku hampir ambruk. Kepalaku pusing dan berbintang-bintang. Lalu....
-----------------------------------------------

           Bulan di atas Seoul sangat percaya diri menampakkan wujudnya yang bulat keperakan. Bintang gemintang seakan menemaninya dalam malam yang sebenarnya sunyi buatku. Tak ada sms, tak ada suara-suara riuh ramai, tak ada Jun So.

                                                    ***

Sebuah kisah cinta yang sederhana. Diwarnai konflik yang sederhana pula. Namun kepiawaian penulisnya dalam menampilkan sugu…

Belajar Dari Seorang Asisten Rumah Tangga (Pembantu)

Gambar
Belajar adalah suatu proses menambah pengetahuan atau keahlian baru. Belajar bisa dilakukan dengan berbagai cara dan juga dari siapa saja. Umumnya orang belajar dengan membaca, seperti membaca buku pengetahuan, buku ketrampilan, koran, majalah, kitab, dan lain-lain. Selain membaca, belajar juga bisa dilakukan dengan melihat orang lain melakukan suatu hal, atau bertanya pada orang yang lebih tahu tentang sesuatu yang ingin kita pelajari. Belajar juga tak terbatas hanya pada sesuatu yang ingin kita pelajari saja, tetapi proses belajar tersebut bisa juga terjadi tanpa sengaja dan tidak kita rencanakan. Seperti pada peristiwa-peristiwa yang terjadi di sekeliling kita, bahkan obrolan atau kalimat yang kita dengar sekilas saja pun bisa juga membuat kita mengalami proses belajar saat itu juga.             Seperti yang baru-baru ini kualami di rumah. Akhir-akhir ini aku sering dipusingkan dengan ulah beberapa orang yang seakan suka memanfaatkan keberadaan suamiku di kampung ini. Kam…

"Tragedi" Sebuah Jeruk

Gambar
Ruangan ini terbuka. Mereka telah memindah aku dan kawan-kawan menempati lantai bawah di bagian pinggir ruangan supermarket ini.  Sedikit berbeda dengan ruangan sebelumnya yang terhalang oleh tembok-tembok yang rapat menutup pandanganku ke dunia luar.  Walaupun sama-sama ber-AC,  tapi di sini aku bisa merasakan semilir angin, menatap mobil-mobil yang parkir, berikut debu dari jalan raya yang terkadang memang membuatku agak risih. Tapi aku suka ini, sebuah susana baru setelah bertahun-tahun aku berada di lantai atas. Debu jalanan pun tak sampai membuatku batuk dan melusuhkan bajuku.  Ramainya sih sama saja. Setiap hari aku harus rela dipelototi oleh mata-mata yang langsung terpana jika melihat penampilanku yang ngejreng dengan busana transparan bergambar kemerahan ini.  Apalagi jika melihat plang harga yang dipasang di samping tempatku berada. Yang ini tak membuatku tersinggung, aku malah bangga. Biasanya mereka akan bergegas menghampiriku dan memegan-megangku. Begitul…