Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2012

Meniti Jejak Bocah di Peti Sejarah (Patungan Yuuuk...)

Gambar
Patungan Yuuuk…
Aku tak suka nge-game. Aku tak suka melihat anakku main game, apalagi suamiku yang main game. Suer…! Tak perlu pake penjelasan yang bertele-tele seperti orang pinter untuk menguatkan ketidaksukaanku. Yang pasti, saat main game, mata, telinga, tangan, dan hati dan pikiran mereka seakan-akan hanya untuk game itu. Disuruh makan atau mandi , yang keluar dari mulut mereka adalah “Iya”, atau“He’eh”, tetapi tak juga beranjak dari depan komputer. Bila diajak ngomong menyahut, “Apa?”, tetapi menoleh pun tidak. Apalagi saat aku lagi perlu memakai komputer untuk mengerjakan tugas-tugasku. Maka mendongkollah hatiku jadinya, sambil mondar-mandir dan komat-kamit meminta mereka segera berhenti nge-game. Nggak heran juga sih, anak-anak sekarang lebih suka meringkuk di dalam rumah menikmati permainan yang serba memakai teknologi canggih, menarik, dan tidak perlu menguras energi. Seperti nge-game di komputer, play station, nge-game di hand phone, atau yang lebih canggih lagi main online g…

Tentang Buku "Madre" nya Dee

Gambar
Judul        : Madre (kumpulan cerita)
Penulis      :Dewi Dee Lestari
Penerbit    :Bentang Pustaka
Tanggal terbit    :Juli - 2011
Harga        : Rp 47.000
Pertama melihat penampilan buku ini kesan yang akan kita tangkap adalah: sederhana. Tidak ada ilustrasi fantastik seperti buku-buku fiksi ataupun nonfiksi jaman sekarang. Bahkan terkesan seperti buku kuno dengan dominasi warna coklat dan krem. Mungkin justru di situlah letak daya tarik buku yang berkesan etnik, ditambah pula dengan tulisan cukup jelas di bagian bawah, DEE. Ya, siapa yang tak kenal DEE? Buku yang saya maksud adalah karya terbaru DEE yang berjudl Madre. Madre. Judul yang cukup simple. Penampilan buku yang simple, nama penulis yang simple, serta judul yang simple. Kesan simple ini bukan berarti mengisyaratkan isi di dalamnya pun simple-simple aja. Buku fiksi yang merupakan kumpulan cerita karya DEE selama lima tahun tarakhir (dari tahun 2006 sampai 2011) ini menurut saya sungguh kaya. Kaya akan tema, jenis tulisan, …

Novel Tara Puccino

Gambar
Tara dan Raffi. Sepasang enterpreuner muda yang sedang gigih mengembangkan bisnis bakery bernama “Bread Time”, menghadapi teror yang cukup menguras energi semenjak memutuskan hubungan kerja dengan sebuah pemasok bahan baku yang disinyalir sebagai penyelundup bahan makanan yang mengandung lemak babi.             Namun pelakunya masih abu-abu karena teror-teror itu bertepatan dengan hadirnya Hazel, seorang karyawan baru di bakery mereka yang semula adalah seorang pengunjung setia. Selain karena cemburu yang seakan tanpa diundang hadir di hati Raffi, beberapa hal seakan makin menguatkan tuduhannya bahwa Hazel ada kaitan dengan teror-teror tersebut. Meski jauh di lubuk hati Tara mengadakan pembelaan kepada Hazel.             Sebelumnya, pada dimensi dan waktu yang telah berlalu, sempat terukir sebuah kenangan manis antara Tara dengan Diaz, meski mereka tak pernah menjalin komun ikasi atau bertemu muka sekalipun. Namun sebuah tragedi terpaksa membuat Diaz menghilang sebelum rencana ta’aruf