Rabu, 02 Mei 2012

Novel Tara Puccino


Tara dan Raffi. Sepasang enterpreuner muda yang sedang gigih mengembangkan bisnis bakery bernama “Bread Time”, menghadapi teror yang cukup menguras energi semenjak memutuskan hubungan kerja dengan sebuah pemasok bahan baku yang disinyalir sebagai penyelundup bahan makanan yang mengandung lemak babi.
            Namun pelakunya masih abu-abu karena teror-teror itu bertepatan dengan hadirnya Hazel, seorang karyawan baru di bakery mereka yang semula adalah seorang pengunjung setia. Selain karena cemburu yang seakan tanpa diundang hadir di hati Raffi, beberapa hal seakan makin menguatkan tuduhannya bahwa Hazel ada kaitan dengan teror-teror tersebut. Meski jauh di lubuk hati Tara mengadakan pembelaan kepada Hazel.
            Sebelumnya, pada dimensi dan waktu yang telah berlalu, sempat terukir sebuah kenangan manis antara Tara dengan Diaz, meski mereka tak pernah menjalin komun ikasi atau bertemu muka sekalipun. Namun sebuah tragedi terpaksa membuat Diaz menghilang sebelum rencana ta’aruf  terlaksana.
            Semerbak aroma roti yang baru keluar dari pemanggang, kesan spesial pada buah peach, teror-teror di Bread time, menghilangnya Hazel yang meninggalkan sebuah subfolder khusus di hati Tara, seluk beluk bisnis ilegal trading di pulau batam , masa lalu Diaz, serta benang merah yang bisa tersambung hanya jika kita membacanya tanpa melewatkan satu kalimat pun dari awal hingga akhir, adalah bukti canggihnya racikan resep istimewa yang tersuguh dalam sebuah novel terbaik yang pernah saya baca, “Tara Puccino”.
Novel dengan sentuhan fiksi yang begitu kental, namun pembelajaran sosial, ilmiah dan agamanya tak kalah dengan nonfiksi ternama. Begitu berkesan dan melekat erat, menegangkan, membuat penasaran, menyatukan segala rasa.
            Meski sempat terbersit sedikit tanya, adakah kisah semanis itu dalam kehidupan nyata, tentang password bagi subfolder yang tersimpan di hati Tara?

Judul Buku      : Tara Puccino
Penulis             `: Riawani Elyta dan Rika Y. Sari
Penerbit           : Indiva Media Kreasi
Tebal buku      :
ISBN               :
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar