Review Buku "Think Green, Go Green"

Judul Buku : Think Green Go Green
Penulis : Erni Misran, Novel Nian, dkk.
Penerbit : Pustaka Jingga
ISBN : 978-602-7880-41-2
Tebal buku : 219 hal.


"SMP Negeri 7 Bandung memasukkan Waste Management dalam kurikulum sekolahnya. Mereka juga mengolah limbah air wudlu untuk menyiram tanaman. SMP Negeri 6 Bogor mengolah PUORIN (pupuk organik Urin) yang berasal dari toilet siswa laki-laki. Sekolah ini juga membuat sketsel (sekat ruangan), bros, dan pijatan refleksi dari limbah pulpen. Juga mengolah briket dari sampah dan kulit rambutan. SMA Negeri 1 Yogyakarta membuat kolam ikan yang berfungsi menampung air wudlu dan makanan sisa kantin."
Paragraf di atas adalah cuplikan dari informasi-informasi yang tersaji dalam sebuah buku nan "berisi" yang berjudul "Think Green, Go Green" 
 Demikian juga dengan paragraf di bawah ini:
 "Bumi bukanlah warisan nenek moyang kita, melainkan warisan anak cucu kita. Buku “Think green Go Green” ini hadir untuk kembali mengingatkankita semua akan pentingnya upaya pelestarian lingkungan. Diawali dengan fakta kondisi bumi saat ini, buku ini kemudian menyentak kita dengan pertanyaan menggelitik nurani agar berbuat yang terbaik untuk kehidupan kita dan anak cucu kita kelak. Beragam kisah yang ditampilkan dalam buku ini akan membuka wawasan pembaca tentang berbagai upaya pelestarian lingkungan yang dapat dilakukan. Pada akhirnya, pembaca diajak untuk turut terlibat dalam beragam aksi sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari."
            Ada beberapa penulis yang tergabung dalam antologi “Think Green,Go Green” ini yaitu: Erni Misran,Novela Nian, Okta nursanti, Dedi Saeful Anwar, LinaW. Sasmita, Ruwaidah Anwar, Hida Azzam,dan beberapapenulislain yang menceritakan pengalaman masing-masing tentang upaya menyelamatkan bumi lewat pelestarian lingkungan. Dimulai dari hal-hal kecil yang bisa dilakukan sehari-hari hingga program  hebat terpadu seperti Program Adiwiyata yang dicanangkan sebagai upaya pelestarian lingkungan yang dimasukkan pada sistem kebijakan, kurikulum, kegiatan-kegiatan, serta sarana pendukung di sekolah.
            Buku ini kaya akan info-info yang  berhubungan dengan kesehatan lingkungan, seperti tentang bahayanya styrofoam, seni kolase yang berperan membantu mengurangi jumlah sampah, manfaat pohon, Program Earth Hour 2013, Hutan Tanman Industri (HTI), penghargaan Golden Enviromental Prize, dan masih banyak lagi.
            Membaca buku ini akan membuat kita tersentak, betapa selama ini banyak diantara kita yang telah merugi, menambahkan volume sampah bumi, merusak lingkungan, menjajah bumi tanpa imbalan setimpal, hingga timbul pertanyaan, wajah bumi yang bagaimanalagikah kah nanti yang akan kita wariskan kepada anak cucu kita? Tak pedulikah kita dengan kehidupan anak cucu di masa depan? Akankah kita biarkan mereka bertetangga dengan gunungan sampah, kehausan karena sumber air mengering, kebanjiran tiap kali musim hujan datang, tak tersisa lahan pemukiman yang layak, tak bisa mengkonsumsi makanan sehat, dan tak bisa tidur nyenyak? Baca buku ini, agar hati kita makin tergerak untuk mencegah adanya mega proyek pindahnya anak cucu kita ke planet lain (walau sekarang wacana seperti ini masih hanya terealisir sebatas dalam film seperti " Wall E"), meninggalkan bumi hanya karena bumi tak lagi layak bagi kesejahteraan dan kesehatan manusia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resensi Novel "Aku Ingin Sekolah Lagi" nya Eric Keroncong

Ini Dia Kata Mbak Win, Mengapa Ratu Kalinyamat Tahun Ini Pakai Jilbab.

Yang Sederhana yang Penuh Kesan... Mbak Ima Fasilitator STBM dari Mojokerto