Minggu, 31 Agustus 2014

Belajar Menjadi Wartawan





Ada beberapa bentuk atau jenis tulisan. Bentuk-bentuk tulisan tersebut dikelompokkan menjadi dua yaitu: fiksi dan non fiksi. Tulisan fiksi adalah tulisan yang berisi tentang kisah yang tidak nyata terjadi, atau berisi imajinasi penulis. Tulisan yang masuk dalam kelompok fiksi adalah: puisi, cerpen, naskah drama dan novel. Karya nonfiksi adalah karya tulisan yang memaparkan fakta, tanpa imajinasi atau karangan penulis. Sedangkan tulisan yang masuk dalam kelompok nonfiksi adalah: berita, artikel, buku pelajaran, laporan, proposal, skripsi, buku psikologi, karya tulis, dan bermacam jenis buku selain novel.
Sedangkan ide menulis bisa dari mana saja. Kamu bisa menulis tentang banyak hal yang kamu ketahui, kamu sukai, kamu lihat, kamu dengar atau kamu alami. Dari bangun pagi hingga tidur lagi, dari ujung rambut sampai ujung kaki, dari ruang kelas hingga kamar mandi, dari lingkungan sekolah hingga kembali ke rumah, semua hal bisa menjadi bahan tulisan.
Kejadian nyata sehari-hari yang kamu alami tersebut bisa ditulis menjadi karya fiksi seperti cerpen, puisi, atau novel, bisa juga ditulis sebagai paparan fakta saja seperti dalam bentuk diari atau berita. Kali ini kita akan belajar tentang menulis berita.
             Berita adalah: suatu karya tulisan yang berisi kalimat-kalimat yang mengandung  informasi tentang kejadian yang baru dan penting.

Unsur-unsur yang terkandung dalam berita dalam berita:
1.      Apa                 : Tulisan berbicara tentang apa? Kejadian apa yang sedang berlangsung?
2.      Siapa               : Siapa saja pelaku atau tokoh yang terlibat dalam peristiwa itu?
3.      Kapan              : Kapan peristiwa itu berlangsung?
4.      Di mana           : Dimana tempat peristiwa itu berlangsung?
5.      Mengapa         : Mengapa ada kejadian itu? Untuk apa hal atau kejadian itu diselenggarakan?
6.      Bagaimana      : Bagaimana peristiwa itu berlangsung? Apa saja yang terjadi dalam kejadian itu?



Pernahkah kamu membayangkan menjadi seorang wartawan? Apakah wartawan bisa disebut sebagai penulis juga? Tahukah kamu apa saja yang harus dilakukan sebagai seorang wartawan?
Wartawan ialah orang yang pekerjaannya mencari berita dan melaporkannya di media. Media tempat melaporkan berita bisa berupa media cetak seperti koran dan majalah, atau non cetak seperti radio dan televisi. Wartawan di media cetak atau online juga termasuk penulis, karena ia melaporkan hasil pencarian beritanya dalam bentuk tulisan.
Kegiatan mencari berita bisa berupa mencari keterangan atau informasi dari sumber terpercaya tentang sebuah kejadian yang telah berlangsung, bisa juga meliput suatu acara yang sedang berlangsung, atau mewawancari seorang tokoh tertentu. Adapun cara mendapatkan informasi itu bisa dengan: pengamatan langsung, menelusur informasi lewat internet, mendengarkan pidato, atau mewawancarai sumber yang terkait.
Salah satu kegiatan yang sering dilakukan wartawan adalah melakukan wawancara. Wawancara yang dimaksud di sini adalah kegiatan tanya jawab yang dilakukan seorang wartawan kepada seseorang yang dianggap tahu mengenai informasi yang dicarinya.
            Tahukah kamu bagaimana cara melakukan wawancara yang baik? Berikut ini urutan saat melakukan wawancara dengan seseorang:
1.      Mengucap salam
2.      Memperkenalkan diri
3.      Memberitahukan  tujuan
4.      Melontarkan beberapa pertanyaan. Pertanyaan-pertanyaan itu mengandung unsur:
a.       Apa?
b.      Siapa?
c.       Kapan?
d.      Dimana?
e.       Mengapa?
f.       Bagaimana?
Atau biasanya unsur-unsur tersebut dikenal dengan: 5W + 1 (what, who, when, where, why, dan how)
5.      Megucapkan terimakasih
Untuk wartawan media cetak, setelah melakukan wawancara, informasi yang didapat disusun dalam bentuk tulisan atau yang disebut berita.



Contoh tulisan berita bisa dilihat berikut ini:

Ratusan Orang Mengadakan Unjuk Rasa di Sejumlah Kota di Indonesia Menyusul Pengumuman Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak
Unjuk rasa berlangsung antara lain di Jakarta, Yogyakarta dan Makassar pada Jumat malam (21/06) hingga Sabtu dini hari (22/06). Demonstrasi terutama dimotori oleh kalangan mahasiswa berbagai perguruan tinggi.
Di Jakarta demonstran dari kelompok mahasiswa Universitas Nasional sempat terlibat bentrok dengan aparat keamanan, namun aparat berhasil membubarkan mahasiswa. Mereka dilaporkan melempar batu, botol dan bom molotov ke arah polisi dan polisi membalasnya dengan tembakan gas air mata.
Unjuk rasa juga berlangsung di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, menjelang pengumuman kenaikan harga BBM. Sebagian massa kemudian bergerak ke Jalan Diponegoro. Mereka merusak beberapa fasilitas umum dan merusak mobil yang melintas. Di Bandung, unjuk rasa mahasiswa juga berlangsung ricuh.
Demonstrasi pada malam pengumuman kenaikan BBM tidak sebesar unjuk rasa ketika DPR Klik mengesahkan RUU RAPBN-P tahun 2013 yang meliputi pemangkasan subsidi untuk bahan bakar.
Sementara itu para pemilik kendaraan bermotor mengantre untuk membeli BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum sebelum Jumat tengah malam. Para pemilik sepeda motor dan mobil ingin mengisi penuh tangki sebelum harga baru premium menjadi Rp 6.500/liter dan solar menjadi Rp 5.500/liter diberlakukan. Harga keduanya semula sebesar Rp 4.500/liter.


Tugas: Lakukanlah wawancara dengan seorag guru tentang pelaksanaan kurikulum baru 2013 di SDmu. Buatlah terlebih dahulu rencana pertanyaan yang akan dilontarkan.
 
Demikian materi kita kali ini, tentu akan kita sambung dengan materi berikutnya tentang bentuk tulisan yang lain.
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar