Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2015

Mungkin Butuh Kursus Merangkai Kata

Gambar
Mungkin butuh kursus merangkai kata, untuk bicara...., dan aku resah harus menunggu lama, kata darimu.... Jam dinding pun tertawa namun ku hanya diam, dan membisu. Ingin kumaki diriku sendiri yang tak berkutik di depanmu.....” Mendengar lagu yang dibawakan olek Zamrud dengan manis itu, saya terkesan dengan rangkaian kata ini, “kursus merangkai kata”. Kursus merangkai kata seperti apakah yang dimaksud oleh grup band ini? Apakah semacam les conversation, atau ekstrakurikuler jurnalistik? Bisa jadi pelatihan merangkai kata seperti itu yang dimaksud, bisa juga kursus dalam tanda petik. Maksudnya? Kursus merangkai kata yang dimaksud Zamrud adalah berlatih menyusun kata demi kata dan mengucapkannya agar bisa lancar berbicara di depan seseorang yang dikagumi. Jadi, agak berbeda dengan kursus Bahasa Inggris atau latihan menulis. Kursus merangkai kata di sini lebih cenderung pada tujuan agar menjadi percaya diri saat harus menyatakan perasaan pada seseorang. Sedangkan bagi penulis, jika diresap…

pelangi cita Ella Sofa: Yuk, Singgah ke Taman Baca "Pelangi Cita"

pelangi cita Ella Sofa: Yuk, Singgah ke Taman Baca "Pelangi Cita": Awalnya taman baca ini berdiri hanya dengan modal nekat sekitar tiga setengah tahun lalu. Saat itu kami baru saja pindah dari kota ke...

Yuk, Singgah ke Taman Baca "Pelangi Cita"

Gambar
Awalnya taman baca ini berdiri hanya dengan modal nekat sekitar tiga setengah tahun lalu. Saat itu kami baru saja pindah dari kota ke sebuah desa, yaitu Desa Sendang, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara. Buku-buku yang kami miliki juga kami bawa pulang ke desa. Ternyata jumlah buku-buku itu lumayan juga, ada beberapa kardus. Karena ada beberapa perabot termasuk lemari buku yang kami tinggalkan di rumah lama, termasuk lemari buku, maka buku-buku itu tidak mendapat tempat yang layak di rumah yang baru kami tempati. Akhirnya terpikir untuk memesan rak buku yang bentuknya seperti di toko buku (Agar bagian muka buku kelihatan). Tujuannya, siapa tahu nanti ada beberapa anak atau orang dewasa yang tertarik dengan kover buku-buku itu dan meminjam buku kami. Ya, sebenarnya memang dari dulu sudah ada keinginan untuk mendirikan sebuah taman bacaan, tapi belum pernah terlaksana. Nha, sepertinya kami harus segera memulainya. Apalagi di desa yang kami tempati belum ada perpustakaan atau taman …

The Best I Ever Had [Cerpen]

Gambar
             Sekarang ini memang sungguh tak penting untuk menebak Hazmi sedang apa dan ada dimana. Juga tak perlu menerka-nerka apakah ia masih suka memakai selimut biru kesayangannya saat menjelang tidur, ataukah telah berganti selera. Pun tak etis lagi meramalkan esok pagi ia akan memakai setelan baju kerja warna apa. Meski hatiku merajuk pilu saat ini. Entah keangkuhan dan pendirian kokohku mulai berpindah kemana, tiba-tiba bayangannya menyelip lagi diantara penatku sepulang kerja sore tadi. Apakah keletihan memperjuangkan kemandirian inilah yang sedikit demi sedikit melelehkan kebekuan hatiku? Kupandangi wajah-wajah mungil nan lucu dua buah hatiku. Merekalah obat dari penat-penatku di siang hari saat berjibaku dengan lembar-lembar rupiah atau dolar, komputer serta mesin hitung saat mengais rejeki di sebuah bank swasta. Bukannya tak pernah mendapatkan uang nafkah buat anak-anakku, tapi proses yang sering berbelitlah yang membuatku enggan untuk memintanya lagi. Namun bibirku bisa t…

Hujan Penjemput Maut [Cerpen]

Gambar
Oleh: Ella Sofa
Pening. Kepalaku terasa berdenyut-denyut, bahkan sesekali berdentum bagaikan pukulan drum pada barisan marching band. Sedangkan gas lambung di perut terasa menyesak, tak bisa kentut maupun bersendawa. Masuk angin. Ya, mungkin aku sedang masuk angin akibat terlalu asyik menyaksikan pawai peringatan hari jadi sebuah instansi di dekat rumahku tadi sore. Kebetulan siangnya aku lupa makan karena sibuk dengan tugas sekolah yang lusa harus dikumpulkan. Rasanya aku harus merebahkan tubuh sakit ini di atas dipan berkasur empuk. Kulupakan tugas sekolah. Masih ada waktu sehari, pikirku. Setelah memencet-mencet menu di ponsel untuk setting alarm, aku pun menyerahkan segala lelah ini pada alam mimpi. Kuharap empuknya bantal dan guling serta hangatnya selimut tebal mampu mengembalikan kondisi tubuhku pada keadaan normal. Tiba-tiba angin di luar rumah bertiup kencang, teramat kencang hingga jendela kamar yang langsung berhubungan dengan taman di luar rumah terbuka lebar. Aku terbangun …

Istri Bukan Tukang Cuci

Gambar
Seorang teman saya, laki-laki, pernah mengatakan satu hal yang saat itu membuat saya tercenung, karena tak pernah terpikir oleh saya bahwa ia akan mengatakan hal itu. Saat itu, kami beramai-ramai sedang ngobrolsantai sambil menunggu dosen masuk kelas. Obrolan merambah ke barbagai hal hingga tentang pernikahan. Di tengah obrolan itu saya sempat melontarkan kalimat gurauan, “Udah... habis lulus kamu nikah aja. Biar ada yang nyuciin tuh baju...”. Gurauan saya disambut senyum geli teman-teman lain. Tetapi tdak dengan teman yang menjadi sasaran gurauan saya tersebut. “Enggak, aku nggak seperti itu. Kalau cuma buat nyuci aja aku bisa beli mesin cuci.” Saat itu saya belum menangkap ke mana arah jawabannya itu. Saya pikir, ada benarnya kalau dia mempu beli mesin cuci, ya bar beli saja. Saya tak menyangka jawaban itu masih ada kelanjutannya. “Seorang istri itu bukan pembantu yang bisa kita manfaatkan buat nyuci, ngepel, dan lain-lain. Seorang istri itu pendamping, bukan tukang cuci.” Astaghfirulla…

Cinta dan Akal, dua Sejoli Tak Terpisahkan

Gambar
Sobat Nida, tahu nggak, bahwa pada saat penciptaan anak-anak Adam, Allah telah memberikan manusia dua bakat. Dengan memperlihatkan keindahan-Nya, cinta telah ditanamkan pada mereka (cinta kepada Allah Swt.), lalu dengan mengajukan pertanyaan, “Bukankah Aku Tuhanmu?” (QS. 7:172), manusia telah diberi kemampuan untuk mengetahui. Untuk menanamkan cinta-Nya, Allah memberikan manusia hati yang bergerak-gerak, sedangkan untuk memperoleh pengetahuan, manusia diberi akal yang tajam. Sobat Muda, antara akal dan cinta memiliki beberapa perbedaan, namun demikian kedua hal tersebut tak bisa dipisahkan dan berdiri sendiri-sendiri dalam kehidupan anak Adam. Mempelajarai cara kerja akal dan cinta memang menarik, serta butuh perenungan yang dalam, serta kejujuran. Meski semesta pembicaraan tentang ini mengarah pada cara manusia berfilosofi, yang biasanya menjadi makanan sehari-hari para filsuf, namun tak ada salahnya kita juga mempelajarinya karena bagaimanapun hal ini menyangkut cara kerja otak dan h…

Pesta Baratan Rakyat Jepara

Gambar
Malam itu saya terjebak di antara ratusan manusia yang ingin menyaksikan Ratu Kalinyamat beserta rombongannya yang diarak dalam pesta tradisi baratan. Saya, anak saya, sepeda motor sya, tidak bisa bergerak maju ataupun mundur. Yah, saya telat. Harusnya jika ingin menyaksikan pertunjukan tari Ratu Kalinyamat, saya datang lebih awal. Satu hati satu tujuan di antara ratusan manusia ini menghasilkan kemacetan total di depan dan sekitar pendopo Kecamatan Kalinyamatan. Bagaimanapun saya harus bisa menikmati setiap keadaan. Saya matikan mesin motor, saya kunci leher, dan saya tinggal menuju tempat yang lebih memungkinkan kami untuk melihat ke panggung lebih dekat. Meski harus melewati desakan manusia lain serta sepeda motor –sepeda motor lain yang letaknya tak beraturan, akhirnya saya berhasil membantu anak saya memanjat pagar yang mengelilingi pendopo. Hanya memanjat, bukan melompat. Setidaknya bisa memuaskan keinginan anak saya untuk melihat lebih jelas. Sedangkan saya, memilih tetap di ba…