Sabtu, 16 April 2016

Sampahmu Bukan Untukku (Gerakan Pungut Sampah) di Jepara

        Gerakan pungut sampah. Sekilas, mungkin mendengar himbauan pungut sampah adalah hal biasa bagi kita. Nyatanya, masih banyak di antara kita yang enggan bahkan menyepelekan anjuran buang sampah pada tempatnya,  terutama di tempat tempat umum. Seringkali dalam suatu even massal, setelah selesai akan meninggalkan jejak berupa sampah yang berserakan di mana mana. Suatu bukti nyata, bahwa kesadaran akan kebersihan lingkungan masih teramat parah. Dari kenyataan seperti itulah, maka seorang wanita aktif di Jepara bernama Kartika Sari mencetuskan sebuah ide, yaitu Gerakan Pungut Sampah.
GPS, Menghimpun pemuda dari berbagai komunitas

          Ide tersebut disambut baik oleh para muda Jepara yang akhirnya membentuk kepanitiaan khusus membahas perencanaan gerakan ini. Maka diputuskan untuk mengawali gerakan pungut sampah ini bertepatan dengan hari pelaksana karnaval peringatan ulang tahun Jepara dalam rangkaian acara Festival Kartini IV, yaitu Sabtu tanggal 09 April 2016, siang bertepatan saat pelaksanaan arak-arakan karnaval tersebut. para peserta berkumpul di Perpusda terlebih dulu untuk diberi pengarahan dan sedikit orasi. Sebelumnya, panitia telah meminta ijin kepada bagian Humas Kabupaten, Bapak Hadi Priyanto, dan ternyata beliau sangat mendukung gagasan itu.
           Adapun komunitas ysng tergabung dalam GPS adalah: LFC Jepara, Pokerman, Ngluyur Mania, Sosmed Jepara, Jepara Satu Buku, JBlog, AMJ, GEC, Kelas Inspirasi Jepara, Turn Back Waste dr TPA Bandengan, Freeline, dan KCCJ. Bisa dibilang banyak memang.
          Dengan adanya gerakan pungut sampah, diharapkan mampu membuka kesadaran masyarakat khususnya di Jepara, akan pentingnya menerapkan cinta kebersihan, pentingnya membuang sampah pada tempatnya. Dengan berseragam kaos putih, ratusan pemuda Jepara tumpah ruah di alun-alun untuk suka rela memungut sampah sampah saat acara karnaval berlangsung.
Rencananya, GPS akan dilaksanakan setiap akhir pekan. Untuk GPS yang ke dua dilaksanakan Hari Minggu tanggal 17 April 2016, berkumpul di Masjid Agung Jepara si siang hari bertepatan dengan pelaksanaan karnaval ke dua dalam rangkaian acara Festival Kartini IV ini.

Yang lain standby nunggu karnaval, kita siap siap pungut sampah
Menunggu yang lain datang, bikin tulisan orasi aja

          Kelihatannya memang pekerjaan kecil, memungut sampah. Tapi dari kegiatan ini diharapkan melahirkan kesadaran bagi masyarakat akan cinta kebersihan serta malu jika menjadi salah satu biang penyebab kekotoran. Lebih lanjut lagi, diharapkan cinta kebersihan tak hanya bersifat sementara atau angin- anginan, tapi akan menjadi sikap mendasar yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat, khususnya di Jepara.
        
Foto bareng Mbak Kartika Sari (yang bawa mike) sebelum aksi
Dengan bersih,  lingkungan lebih sehat,  pemandangan lebih sedap. Untuk satu gerakan sederhana tapi brilian ini, pemuda Jepara patut diacungi jempol! "Nggak nyampah itu asyik...!"


Reaksi:

10 komentar:

  1. wah kegiatan yang mulia, aptut dicontoh

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih kunjungannya ya mbak....,semoga gerakan kecil ini bisa menginspirasi dan menyadarkan...aamiin

      Hapus
  2. Balasan
    1. lagiiiiiiiii! ibadah sambil reuni

      Hapus
  3. Semoga menumbuhkan kesadaran masyarakat agar tidak nyampah ketika piknik ya Mbak

    BalasHapus
  4. Sumpah Ga Nyampah Itu Asyikk

    BalasHapus
  5. Salut buat teman-teman Jepara. Itu yang pakai kaos merah-merah teman dari Bigreds (The Reds Jepara); setahu saya ini event kedua kalinya di Jepara dalam seminggu ini. Semangat ya, walau kemarin fotonya sempat diedit sama polisi unk hal yang berkaitan dengan narkoba hahahhahah.

    *Senang akhirnya ketemu blogger jepara

    BalasHapus
    Balasan
    1. terimakasih udah berkunjung,terimakasih sudah berpartisipasi.... Semoga tetap semangat untuk berbuat kebaikan. Bravoa Jeparaa!

      Hapus