Selasa, 21 Juni 2016

Tips Naik Pesawat Untuk Pemula

Bepergian naik pesawat


Bepergian menggunakan pesawat sebenarnya prosedurnya sama dengan ketika kita menggunakan  alat transportasi lain, sepeti: bis, kereta, atau kapal. Awalnya menentukan tujuan, lalu beli tiket, dan berangkat. Bagi mereka yang sudah sering naik pesawat mungkin tips ini tidak terlalu penting. Namun bagi yang baru pertama kali hendak naik pesawat mungkin panduan seperti ini sangat dibutuhkan.
Nah berikut akan saya berikan tips, bagaimana cara naik pesawat:

Membeli Tiket 
Mungkin anda masih bingung dimana harus membeli tiket? Untuk tiket, anda bisa membelinya melalui agent travel atau secara online. Jika secara online, anda bisa menggunakan jasa situs penerbangan seperti Traveloka. Melalui traveloka.com anda bisa mendapat informasi mengenai promo dari suatu maskapai penerbangan. Misalnya: tentang Promo Pesawat Terbang Lion Air. Dari sana anda akan memperoleh informasi tentang promo maupun tiket murah saat program promo berlangsung. Promo ini akan berbeda disetiap periodenya, tergantung dari maskapainya. Melalui traveloka anda bisa langsung booking tiket sesuai jadwal penerbangan anda.
Setelah booking tiket, anda akan diberi kode booking yang nantinya akan dipakai saat check in di Bandara.

Check In
Check in di sini maksudnya adalah menukar kode pemesanan tiket (booking tiket) dengan tiket pesawat (Boarding Pass). Saat check in ini biasanya akan dikenakan biaya tax airport. Besarnya antara 20 ribu hingga 75 ribu rupiah. Tergantung Bandaranya, karena masing-masing Bandara akan berbeda tergantung maskapai penerbangannya juga.
Saat di ruang tunggu, misalnya anda ada keperluan ingin menemui keluarga yang berada di luar, maka anda sudah tidak diwajibkan membayar Tax Air Port lagi.
Sebaiknya jangan membawa barang terlalu banyak, karena jika over bagasi maka anda akan dikenakan biaya tambahan. Umumnya standart maksimal bawaan kita adalah 15 hingga 20kg. lebih dari itu akan dikenakan biaya tambahan. Selain itu ada pula barang-barang yang tidak diperbolehkan dibawa dalam pesawat seperti: benda tajam, benda mudah terbakar, benda-benda yang berbau tajam, dan sejenisnya. Jika ketahuan membawa barang tersebut, maka kita harus rela untuk disita oleh petugas. Namun untuk barang-barang yang dilarang secara hukum, tidak Cuma barang saja yang disita akan tetapi juga akan berurusan dengan petugas. Ini jika barang tersebut sejenis narkoba.

Boarding
Boarding yang dimaksud adalah persiapan keberangkatan atau naik pesawat. Termasuk kesiapan pesawat mengangkut penumpang, pengecekan jumlah penumpang, pengecekan terhadap barang, apakah ada barang yang seharusnya masuk bagasi namun masuk bersama penumpang, lalu petunjuk pemakaian sabuk pengaman, petunjuk penggunaan pintu darurat, dan lain-lain. Ini semua memakan waktu yang cukup lama. Oleh karenanya, sebaiknya anda sudah harus datang minimal 1 jam sebelum keberangkatan pesawat untuk menghindari tertinggalnya pesawat.

Take Off
Ini menjadi salah satu bagian penting dalam proses penerbangan. Biasanya pramugari akan menuntun anda untuk mengenakan sabuk pengaman dan mematikan semua peralatan elektronik. Mungkin secara tiba-tiba telinga akan terasa sakit dan berdengung oleh karena perbedaan tekanan udara. Ini wajar, anda tak perlu khawatir karena untuk menghilangkannya anda cukup menelan ludah atau dengan membuka mulut lebar-lebar.

Saat Penerbangan
Usahakan dalam kondisi tetap tenang. Hindari berbicara terlalu keras atau bersenda gurau yang dapat menimbulkan kegaduhan. Ingat, di pesawat kita bisa berhadapan dengan orang dari berbagai penjuru dunia yang memungkinkan ada perbedaan suku, Agama, Ras, dan Golongan.
Meski pesawat sudah dalam keadaan terbang kita tetap diperbolehkan jika ingin ke toilet. Pastikan kondisi lampu sabuk pengaman dalam kedaan off. Jika cuaca buruk atau lampu sabuk pengaman dalam kedaan on, sebaiknya tetap berada di kursi demi keamanan dan keselamatan anda.

Landing
Landing atau pendaratan biasanya sebagai tanda bahwa penerbangan kita sudah sampai tujuan. Melalui microfon akan ada pemberitahuan kepada penumpang untuk memakai kembali sabuk pengaman, rileks dan sandaran kursi dalam kedaan tegak. Dalam kasus tertentu, misalkan yang disebabkan oleh cuaca buruk atau sebab lain, dimana perjalanan tidak bisa dilanjutkan, maka akan dilakukan landing darurat atau landing di bandara terdekat dan akan dilanjutkan kembali perjalanan setelah kondisi membaik.
Anda masih belum diperbolehkan melepaskan sabuk pengaman dan mengaktifkan alat elektronik sampai pesawat benar-benar sudah berhenti.

Transit
Transit adalah berhenti sementara dibandara lain sebelum sampai tujuan penerbangan. Sebagai contoh saat melakukan perjalanan penerbangan dari Padang ke Surabaya, pesawat transit di Jakarta. Transit kadang ada yang ganti pesawat, namun ada pula yang tidak ganti pesawat. Transit yang tidak ganti pesawat biasanya tidak butuh waktu lama, dan penumpang bisa jadi diminta tetap dalam pesawat. Sementara transit ganti pesawat biasanya butuh waktu berjam-jam. Penumpang akan diminta untuk menunggu di ruang tunggu hingga ada pemberitahuan berikutnya.

Delay
Delay adalah penundaan jadwal keberangkatan. Biasanya disebabkan karena alas an teknis atau bisa juga karena kondisi cuaca buruk. Proses delay biasanya dilakukan dalam hitungan jam. Jika lebih dari 3 hingga 5 jam, maka pihak maskapai akan memberikan kebijakan tersendiri bagi penumpang. Dari delay bisa mejadi refund atau pembatalan penerbangan. Jika refund, maka uang tiket akan dikembalikan.

Sesampainya di bandara anda bisa melanjutkan perjalanan ke tempat tujuan dengan bis damri atau taksi. Taksi bandara umumnya berplat hitam. Mereka biasanya memiliki tariff tersendiri untuk jangkauan jarak dekat atau jauh. Ada baiknya anda menanyakan terlebih dahulu berapa tarifnya untuk menghindari besarnya tarif yang tak terduga.

Reaksi:

1 komentar:

  1. pernah kejadian saat pertama kali naik pesawat, sampe ngeri dan inget kalo jatuh kebawah itu gimana jadinya :( :D

    BalasHapus